by

Sprint Rally 2017 Pakai Sistem Perolehan Poin Baru

Screenshot_24

Otosia.com – Kejurnas Sprint Rally musim kompetisi 2017 putaran pertama akan berlangsung di Sirkuit Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul, Jawa Barat pada 8 dan 9 April mendatang.

Tahun ini Ikatan Motor Indonesia (IMI) memberikan beberapa pembaruan demi menjadikan Kejurnas Sprint Rally semakin kompetitif dan bergengsi. Salah satu hal penting yang perlu disampaikan kepada semua adalah mengenai perolehan poin di Kejurnas Sprint Rally.

“Kejurnas Sprint Rally mengaplikasikan peraturan baru, yaitu seluruh peserta akan mendapatkan satu poin setiap mereka finish di satu special stage (SS),” ungkap Rifat Sungkar selaku Direktur Rally dan Sprint Rally IMI Pusat.

Sementara itu, untuk para pemenang di setiap putaran Kejurnas Sprint Rally 2017 akan memperoleh 10 poin, juara 2 mendapatkan 6 poin, juara 3 mendapatkan 4 poin, juara 4 mendapatkan 3 poin, juara 5 mendapatkan 2 poin, dan juara 6 mendapatkan 1 poin.

Poin-poin di atas tentunya akan ditambah dengan poin per SS yang didapat oleh para peserta berprestasi.

“Jadi tidak akan ada perjuangan yang sia-sia di setiap SS, karena setiap SS bisa menghasilkan poin penting bagi seluruh peserta. Misalkan seorang peserta mengikuti empat SS, ia sudah berhak mengantongi empat poin. Jika ia keluar menjadi juara satu di putaran tersebut, otomatis poin yang dikantongi sebesar 14. Inilah salah satu bentuk upaya kami untuk menjadikan persaingan di Kejurnas Sprint Rally lebih ketat lagi dan bisa memicu kehadiran peserta menjadi semakin banyak dan beragam,” terang Rifat.

Seperti yang telah diinfokan sebelumnya, IMI Pusat telah memutuskan akan mengadakan Kejuaraan Nasional untuk kelas Non Seeded. Rifat menegaskan bahwa Juara Nasional untuk kelas Non Seeded nantinya akan dihitung dari jenis kendaraan apapun yang digunakan oleh peserta. “Hal ini tentunya kami lakukan karena yang diperlukan adalah menentukan reputasi seorang pereli. Kami perlu melihat bagaimana skill dan konsistensinya dalam berlomba, bukan dari jenis mobil yang mereka gunakan,” tambahnya.

Bagi peserta yang mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2017 sebanyak lebih dari empat putaran, maka poin mereka akan terus ditambahkan hingga mendapatkan poin tertinggi.

“Kami melihat bahwa seseorang dengan antusiasme dan dedikasi yang tinggi terhadap kancah sprint rally berhak memiliki peluang yang lebih besar untuk keluar sebagai Juara Nasional, maka dari itu sistem penambahan poin seperti ini perlu diberlakukan,” tutup Rifat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *