by

Seberapa Tangguh Tata Xenon XT 4×4 di Medan Offroad?

Screenshot_4

Untuk menguji sekalian menunjukkan jenis kabin ganda andalannya, Tata Xenon XT D-Cab 4×4, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) mengajak sebagian jurnalis otomotif Tanah Air, termasuk juga Liputan6. com ‘menyiksa’ jenis tersebut di Jeep Station Indonesia (JSI), Megamendung, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Dalam peluang test drive ini, Liputan6. com jadi penumpang terlebih dulu untuk rasakan kenyamanan kabin mobil yang di bandrol Rp 320 jutaan ini.

Masuk kabin, janganlah mengharapkan memperoleh situasi seperti kabin ganda kelas atas. Dengan peruntukannya sebagai mobil pendukung operasional pertambangan atau perkebunan, jok memiliki bahan fabric cukup nyaman diduduki.

Bahkan juga, dengan tinggi tubuh penumpang sekitaran 175 cm, leg room serta head room masihlah tersisa ruangan yang cukup lega.

Nah, saat ini giliran Liputan6. com coba ketangguhan Tata Xenon XT 4×4. Masuk ke ruangan pengemudi, duduk di jok depan merasa cukup nyaman. Sayang jok tidaklah terlalu empuk, tetapi cukup memeluk tubuh dengan prima.

Mengatur posisi berkendara, lantas menghidupkan mesin, getaran mesin Diesel commonrail berkapasitas 2, 2 liter merasa cukup halus. Begitu halnya pandangan ke depan, Tata Xenon tidaklah terlalu banyak mempunyai blind spot.

Masuk gigi pertama, perseneling cukup enteng, bahkan juga nyaris sama juga dengan mobil penumpang. Ganti ke penyusunan 4L. Dengan torsi mesin yang cukup besar, sampai 320 Nm pada putaran mesin 1. 700 hingga 2. 700 rpm, tak perlu menghimpit gas sangat dalam buat menggerakan mobil. Tak susah juga melaju melalui tantangan seperti lumpur, air, serta kontur jalan miring dan bebatuan.

Test drive Tata Xenon 4×4
Tanpa ada butuh mencapai gas, mobil telah dapat bergerak pada putaran mesin 1. 000 rpm. Serta saat perlu akselarasi, tak perlu membejek gas sangat dalam. Torsi dengan cara instan keluar untuk melajukan mobil.

Hal sama berlangsung waktu mobil menanjak di jalur dengan kemiringannya lebih kurang 30 derajat. Tanpa ada mencapai gas, mobil merayap naik. Terlebih ada feature LSD (Limited Slip Differential) untuk optimalisasi traksi.

Untuk medan offroad yang lebih ekstrim, nampaknya suspensi berdiri sendiri dengan antiroll bar kelihatannya masihlah merasa kurang rigid.

Untuk test drive ini, Tata sedikit memodifikasi Xenon XT 4×4, supaya sesuai sama medan offroad yang akan dilewati. Gantiannya diantaranya pergantian bumper depan standard dengan bumper besi, ban pacul, serta menaikan bodi sampai 5 cm.

 

Sumber: http://otomotif.liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *