by

Museum Kebahariaan Targetkan 3.000 Pengunjung

Screenshot_1

JAKARTA — Museum Kebaharian Jakarta membidik 3. 000 pengunjung tiap-tiap bln., terlebih di dukung karenanya ada pameran pertempuran laut paling besar pada Perang Dunia II sepanjang satu tahun.

” Bila umumnya satu minggu 500 pengunjung serta satu bulan 2. 000 pengunjung, dengan pameran ini kami targetkan pengunjung dapat 3. 000 orang per bln., ” tutur Kepala Museum Bahari Husnison Nizar selesai pembukaan pameran di Jakarta, Senin (27/2) malam.

Sampai kini, menurutnya, ketertarikan pengunjung pada Museum Kebaharian Jakarta selalu bertambah. Bahkan juga di th. 2016 penambahannya meraih 100 % di banding 2015.

Pada 2016, pihaknya mempunyai tujuan pemasukan dari ticket sebesar Rp 230 juta serta sukses menyatukan Rp 500 juta sepanjang 2016. Disamping itu, pada 2017 tujuan pemasukan dari ticket masuk pengunjung kembali ditingkatkan jadi Rp 700 juta.

Untuk meraih tujuan itu, pihaknya bakal melibatkan bebrapa komune yang ada di Kota Tua dan sosial media.

Husnison menyampaikan selalu mencari kesempatan kerja sama juga dengan pihak luar seperti yang dikerjakan pada pergelaran pameran pertempuran di Laut Jawa serta Selat Sunda itu.

” Untuk kursus pemandu museum atau pengelolaan museum dapat kerja sama juga dengan kampus tinggi. Kami cobalah jajaki banyak peluang itu, ” kata dia.

Museum Kebaharian Jakarta yang mempunyai kian lebih 1. 800 koleksi menunjukkan dua pertempuran Laut Jawa serta Selat Sunda yang disebut pertempuran laut paling besar pada saat Perang Dunia II sepanjang setahun.

sumber : REPUBLIKA. CO. ID,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *