by

Motor Rental Rusak, Apakah Penyewa Harus Ganti?

screenshot_2

Liputan6. com, Jakarta – Kecelakaan yaitu hal yg tidak dapat diperkirakan, termasuk juga waktu mengendarai sepeda motor sewaan dengan kata lain rental. Pertanyaannya, bila hal semacam ini berlangsung, apakah penyewa mesti ubah rugi?

Monic Akbar Wijaya, Staff Admin Transip, perusahaan rental sepeda motor yang beroperasi di Yogyakarta, menyampaikan semua rusaknya dibawah 75 % seutuhnya adalah tanggung jawab customer.

Pasalnya, menurut dia walau motor-motor sewaan sudah diasuransikan, tetapi pihak asuransi baru bakal memikul bila rusaknya diatas 75 %.

” Asuransi cuma dapat memikul jika rusaknya diatas 75 %. Bila tidaklah sampai segitu, cost kami minta ke customer untuk ubah rugi. Jadi ya bila berlangsung kecelakaan semuanya dijamin customer, ” katanya pada Liputan6. com.

Sesaat bila motor mogok, jadi perusahaan rental bakal menggantinya dengan unit lain. Tetapi dengan catatan, ini tidak sama, bergantung perusahaannya.

” Bila kami bakal ubah dengan unit lain. Bila tak ada, kami bakal ke TKP untuk membetulkannya. Kenyamanan customer yang kami utamakan, ” lebih Akbar.

lalu, benarkan hal semacam ini, bila diliat dari segi hukum? Menurut laman hukumonline. com, hal semacam ini memanglah sudah sesuai sama Hukum Perdata, dengan catatan.

Berdasar pada Pasal 1564 KUH Perdata, penyewa bertanggungjawab atas semua rusaknya yang diakibatkan pada barang yang disewakan sepanjang saat sewa, terkecuali bila ia menunjukkan kalau kerusakaan itu berlangsung diluar kekeliruannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *