by

Fakta Makanan Pesawat yang Bisa Bikin Ilfeel

Screenshot_79

REPUBLIKA. CO. ID, Beberapa orang berasumsi, hal terburuk dari penerbangan jarak jauh tidaklah turbulensi, pegal-pegal, atau peluang delay. Malah, suatu hal yang buat hilang feeling dengan kata lain ilfeel yaitu makanannya.

Kursi kelas mana juga yang di ambil, makanan yang dihidangkan datang dari tempat yang sama. Menu itu lazimnya dimasak sebelumnya pesawat terlepas landas di dapur industrial dekat bandara, lalu dipanaskan lagi sepanjang penerbangan.

Spesial di Eropa, sebagian besar makanan di buat oleh Gate Gourmet di Swiss serta LSG Sky Chefs di Jerman, yang melayani 260 maskapai. Dapur industrial paling besar didunia yaitu Emirates Flight Catering Centre di Dubai, yang memasok 170 ribu menu makanan pesawat satu hari.

Profesor Peter Jones yang memahami katering wisata dari Surrey University, Inggris, menyampaikan label ‘segar’ pada makanan sekedar hanya stiker. Kenyataannya, makanan itu rata-rata diolah pada 12 hingga 72 jam sebelumnya penerbangan.

Sebagian dapur juga diijinkan menaruh makanan sepanjang lima hari dalam pendingin yang penuhi standard higienitas makanan internasional. Menu makanan berat, salad, makanan penutup, roti, sendok garpu, serta pelengkap lain lalu dibawa ke pesawat.

Penumpang kelas satu menduga makanan mereka barusan dimasak. Walau sebenarnya, makanan mereka juga dimasak dari darat tetapi disiapkan awak kabin dengan beberapa langkah tidak sama hingga tampak lebih menarik.

Penentuan sendok garpu metal di kelas satu dibanding sendok garpu plastik pada kelas ekonomi juga punya pengaruh. Jones membuka, itu lantaran fenomena ‘sensation transference’, yang merubah sensasi visual negatif jadi rasa yg tidak enak, ditulis dari laman Daily Mail.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *