by

Benarkah Green Coffee Bisa Menurunkan Berat Badan ?

Pro kontra mengenai minuman favorit banyak orang ini sepertinya tidak akan berujung. Dan kini, muncul fenomena dan wacana “green coffee“, si kopi hijau, atau lebih tepatnya “green coffee beans“, atau biji kopi hijau, yang diklaim memberikan efek bagus terhadap upaya penurunan berat badan.

Apa sih yang dimaksut hijau disini, yang dimaksud hijau tentu saja tidak mencerminkan warna yang secara literal benar-benar hijau, akan tetapi green coffee lebih memiliki makna sebagai biji kopi yang tidak atau belum di goreng atau disangrai, meskipun bisa jadi sudah dalam kondisi kering. Kalau secara harfiah, buah kopilah yang berwarna benar-benar hijau.

8coffee_immature_1024x1024

Apa Itu Green Coffee? . Green coffee yang dimaksud dalam konteks penurunan berat badan dan produk jadinya sebenarnya mengacu kepada “ekstrak”-nya. Sebagaimana yang sebagian besar sudah tahu, wacana green coffee ini pertama kali “diungkit-ungkit” sebagai suplemen ekstrak green coffee, si biang penurun berat badan, dalam acara Dr. Oz Show, tapi versi yang di luar sono, kira-kira 2-3 tahun yang lalu. Di Indonesia, wacana green coffee marak dalam kurang lebih setahun belakangan.

Ekstrak green coffee berasal dari biji kopi yang belum dipanggang. Biji kopi mentah  mengandung senyawa yang disebut sebagai asam klorogenik , yang diyakini memiliki kemampuan anti oksidan  tinggi: membantu menurunkan tekanan darah, dan tentunya, menurunkan berat badan. Sedangkan pada kopi yang telah dipanggang, kandungan asam klorogenik menurun drastis. Inilah mengapa minuman kopi dianggap tidak efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

Asam klorogenik bisa dibilang belum kenyang akan penelitian yang lengkap dan menyeluruh; sehingga belum bisa memberikan jawaban atas klaim bahwa senyawa ini efektif menurunkan berat badan. Ada beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa senyawa asam ini berpotensi membantu menurunkan berat badan. Namun demikian, dokumentasi penilitian yang khusus mempelajari efek-efeknya terhadap penurunan berat badan masih sangat sedikit. Ditambah lagi, penelitian-penelitian itu hanya bersifat jangka pendek. Sehingga, dengan demikian dan untuk saat ini, cukup sulit mengatakan bahwa Green Coffee merupakan suplemen yang baik untuk menurunkan berat badan dan sekaligus bersifat aman.

Green Coffee Diet biasanya diwujudkan dalam produk-produk berupa biji kopi mentah, dan yang berupa ekstrak murni maupun racikan, misalnya: pil, kapsul, racikan minuman, dan lain-lain. Saat ini sudah beredar banyak sekali produk green coffee dengan berbagai brand. Mudah sekali mencarinya di berbagai toko online. Dosis ekstrak Green Coffee umumnya berkisar antara 60 hingga 185 miligram per hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *